Tak Selamanya Bersinar
Terbang tinggi-tinggi bukan berarti harus selalu di awan,
puncak gunung tak selamanya menjadi yang terindah,
Si Raja Angkasa tak selamanya hidup di awang-awang,
Si Raja Angkasa tak selamanya hidup di awang-awang,
semua kelak akan kembali menjad debu, ibarat pasir di tepi jalan.
Mungkin saja berjuang merubah dirinya menjadi mutiara di tengh lautan,
Mungkin saja berjuang merubah dirinya menjadi mutiara di tengh lautan,
tapi tak selamanya bersinar ibarat bintang yang terang,
luluh lantah bak guruh menerjang dengan nyanyian suara renta di atas karang.
Ingatlah wahai kau manusia,
luluh lantah bak guruh menerjang dengan nyanyian suara renta di atas karang.
Ingatlah wahai kau manusia,
tak selamanya engkau di atas, segera bersadarlah.
Tuhan akan mengingat kita di waktu susah, jika kita mengingat Tuhan di waktu senang.
Tuhan akan mengingat kita di waktu susah, jika kita mengingat Tuhan di waktu senang.
By : Henry Stefanus
Label: Puisi

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda