Rabu, 26 Oktober 2011

Jeritan Hati

Bagaimana bisa dekat dan setia
Pabila engkau mengasari

Bagaimana  simpati bisa mencurah
Pabila engkau selalu merendahkan

Bagaimana percaya bisa hidup
Pabila engkau menghukum layaknya kaulah yang paling sempurna

Bagaimana hati selalu terjaga
Pabila engkau selalu ucap kata yang meluka

Aku menghargai segalanya
Namun mungkin kau lupa satu hal

Pikirkanlah
Dengarkanlahg
Suaraku

Walaupun mungkin tidak sempurna
Semua jerih payah telah kucoba
Selalu mengalir air mata
Tuhan adalah teman saksi Nyata

Kasihanilah jika engkau ingin dikasihani
Janganlah menghina
Janganlah manis di depan dan umpat di belakang


Aku, Dia, Mereka adalah manusia yang punya mata dan rasa
Mungkin kau tidak pernah tahu,
Terkadang ku menangis

Karena mungkin aku sudah sangat letih
Dan aku cukup bersedih

Hatiku rapuh
Hatiku lapuk

Dan ku takkan tunjukkan Amarah
Karena ku tahu
Segala yang berlaku
Tetaplah akan berlaku

Bagaimanapun kodratku
Bukan kamu penentu hidupku
Dia lah ssang penentu hidupku

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda